Archive for March, 2005

Sakit !

Tuesday, March 15th, 2005

Sudah 3 minggu terakhir aku gak produktif
sama sekali. Semuanya terbengkalai, jurnal fia, web pks, web unggul dan
eramedia bahkan skripsiku seketika terhenti begitu saja. 3 minggu aku
tak bisa berlama-lama di depan monitor hanya bisa duduk beberapa menit
kalo gak aku akan pusing kemudian berakhir di tempat tidur.

Berawal
dari pertengahan Februari, aku diserang mencret dak karu-karuan. Apa
yang aku keluarkan ke closed wc jadi encer se encer-encernya. Satu
setengah minggu aku harus berhadapan dengan hal seperti itu. Dalam satu
setengah minggu tersebut aku gak bisa ngapa-ngapain, badan lemes.
Temenku pada menyarankan aku untuk berobat ke rumah sakit atau ke
dokter, tapi aku menolaknya. Aku masih ada obat yang cocok untuk
masalah mencret ini. Berkat saran dari Pras aku disuruh makan obat
buatan orang china kayak jamu. Awalnya sih gak ngefek, tapi aku barengi
dengan makan daun jambu biji. Alhamdulillah, beberapa hari setelah itu
apa yang aku keluarkan udah mulai padat lagi. Dan perlahan-lahan
kondisiku sudah normal seperti biasa. Aku sudah bisa ketawa-ketiwi
lagi, ngelanjutin kerjaan yang terbengkalai, tapi sayang itu cuma
berselang beberapa hari….

Minggu kemaren aku ikut pra Muqoyyam,
yang diadakan DPD PKS. Muqoyyam yang akan diadakan pada tanggal 26-27
Maret nanti harus diadakan "pra" biar tidak kaget jika pada pelaksanaan
nanti. Siang itu aku belum makan sama sekali dan berangkat ke DPD
dengan perut sedikit keroncongan. Aku sih awalnya gak tau kalo pra
Muqoyyam itu seperti apa. Gak taunya sampai di DPD dan pra Muqoyyam
mulai dilaksanakan aku kaget ternyata, semuanya berhubungan dengan
Fisik. Mulai dari lari marathon 5 km, lanjut pushup, sit up, dan backup
masing-masing 30 kali. Nah pada saat sit up, aku mulai ngerasa kram
perut, lama banget. Setelah istirahat sebentar, kami semua di suruh
untuk sprint 100 meter dan lari zigzag. Walhasil aku muntah 3 kali
setelah menyelesaikan tarmen yang terakhir yaitunya lari zigzag. dan
aku tak kuat lagi berdiri untuk beberapa saat. Perutku kram, kepalaku
pusing dan badanku terasa susah sekali untuk digerakkan.

Ternyata
penyebabnya selain belum makan siang, aku juga sangat jarang olah raga.
Sehingga otot-ototku jadi kaget dan kram semua. Walopun sebelumnya
pemanasan tapi tetap aja kalo jarang olah raga akibatnya menjadi
seperti ini. Udah hampir 1 minggu aku lemes gak karu-karuan, kerjaan ku
cuma bisa tidur dan itupun kata pras tidurmu selalu gelisah. Ke
mushollah sih masih sanggup cuma kalo jalan bawaannya sempoyongan gitu.
Sampai sekarang pinggang dan pinggulku masi kerasa nyeri. Kepala terasa
panas dan bawaannya demam.

Aku gak mau periksa ke dokter, sekali
lagi aku gak suka obat, dokter dan berhubungan dengan rumah sakit lah.
Padahal pras udah berkali-kali ngajak aku untuk periksa. Tapi jawabanku
tetap saja sama. Aku paling gak mau di ajak ke rumah putih-putih itu.

Ya
moga-moga aku bisa cepat sembuh, bisa melanjutkan semua pekerjaan dan
skripsi yang terbengkalai. Dari obrolan aku dan salah seorang temanku
semalam, ada satu pernayataan dia yang membuatku sedikit bahagia dengan
semua sakit yang kualami sekarang.

"Dang, bersyukurlah lu masih
punya teman yang ikhlas merawat lu disaat lu sakit. Bersyukurlah masih
punya teman yang setia menemani disaat down alias sakit seperti ini.
Itu baru namanya teman dang, bukan orang yang cuma datang disaat lu
senang tetapi menghilang disaat lu susah seperti ini, apalagi udah
seperti ini malah mengharapkan keburukan terjadi sama lu."

#belum bisa tidur gara-gara demam belum reda