Rally to Siak
Sunday, May 20th, 20073 hari yang lewat, aku driving avanza menuju Siak Sri Indrapura. 73
Km perjalan berdua dengan seorang teman demi memenuhi panggilan
Depnaker kab. Siak. Ya, cuma berdua. Biasalah kita para kontraktor yang
berkutat di IKPP yang totalnya bisa dibilang seratusan gak ada satupun
yang melapor bahwasanya di IKPP ada gawean. Alhasil kabid pengawas
tenaga kerja jadi geram, dan dipanggillah satu persatu kontraktor untuk
dimintai keterangan. Tapi kali ini aku tak akan membahas apa yang kami
bicarakan. Karena ujung pembicaraan kami “dilanjutkan minggu depan”
sebab musabab pada pertemuan yang sangat penting itu yang ketemu anak
buah dengan anak buah. So, apa yang mau kita bicarakan lebih lanjut ?
masing-masing membawa bahan-bahan untuk diajukan pada bos, biar bos
yang urus dan kami ? cukuplah sebagai pelengkap data dan penggembira.
Jalan yang aku tempuh lurus rus kayak jalan tol, belokan yang tak
berarti bisa dihitung dengan jari. Jadi ? kecepatan yang aku capai 135
km/jam. Huhuhu… dag, dig, dug….tetapi nikmat juga. Bak seorang pe-rally
aku injak gas pol-polan. Salip semua mobil, motor yang ada di depan
sampai gak ada lagi satupun yang kelihatan.
Sepi sih jalannya, lurus, kiri kanan kebun sawit. jadi ingat jalan tol jakarta - merak minus kebun sawit.
Untuk mencapai kota Siak kita nyebrang sungai dengan bantuan Ferry 2
kali. Aslinya penyebrangan gratis. Tapi yang namanya petugas di
Indonesia, tetep aja minta uang rokok kopi.
Aku sebenarnya rada khawatir juga geber avanza merah metalik 2006
itu melejit segitu kencengnya. Khawatir as yang patah beberapa waktu
lalu baru diganti dan jalan yang kadang juga ditemui lobang-lobang kiri
kanan.
Alhamdulillah pulang-pergi tidak ada masalah, walopun pagi sebelum
berangkat aku sempat ditabrak sama anak sekolah saat mau belok ke kosan
subkon kita. Rencananya mau ambil data yang dibutuhkan buat ke Siak.
Untung yang nabrak gak begitu kenceng bawanya. Walopun demikian aku
terpaksa off 1 hari full gak ke site karena betis kaki kanan disundul
roda depan anak sekolah. Waktu abis tabrakan sih gak kerasa, tapi
setelah dibawa istirahat tidur, bangun-bangun udah pincang.
Waktu nyetirpun gak kerasa, malah bisa kebut juga. Maklum lagi ada
kesempatan menjajal avanza. Lumayan buat jam terbang ngebut. mumpung
lagi sepi pula.
Awal bulan depan aku mau jeput cinta ke kampung, tapi sampai
sekarang belum ketemu rumah yang klop dan mobil yang mau di rental. Ada
sih kemaren nawarin Innova, gila apa… ngeliat bensinnya pas lagi jalan
kayak ngeliat argo waktu naik taksi aja. ya mudah-mudahan aku bisa
nemuin rumah yang asri dan rental mobil yang pas di kantong.